11 Tumpuan Rantai Makanan Di Sungai, Dan Penjelasannya

11 Tumpuan Rantai Makanan Di Sungai, Dan Penjelasannya

11 Tumpuan Rantai Makanan Di Sungai, Dan Penjelasannya

11 Tumpuan Rantai Makanan Di Sungai, Dan Penjelasannya
11 Tumpuan Rantai Makanan Di Sungai, Dan Penjelasannya

Ekosistem sungai ialah ekosistem perairan yang mempunyai beberapa karakteristik khusus, antara lain air terus mengalir dari hulu ke hilir, perubahan kondisi fisik dan kimia terus berlanjut, dan mempunyai tanaman dan binatang yang bisa menyesuaikan diri di bawah kondisi air yang mengalir.

Di ekosistem sungai, ada proses interaksi yang terjadi antar komponen ekosistem. Salah satunya ialah interaksi antara makan dan makan antara komponen biotik dalam satu rantai makanan. Nah, dalam kesempatan artikel ini kita akan mengulas beberapa pola rantai masakan di sungai lengkap dengan gambar. Tolong didengarkan!

Rantai Makanan Di Sungai

Sebelum membahas wacana apa rantai masakan yang terjadi di ekosistem sungai, pertama mari kita tinjau apa rantai masakan itu. Ekosistem sungai ialah ekosistem perairan yang mempunyai beberapa karakteristik khusus 11 Contoh Rantai Makanan Di Sungai,dan Penjelasannya.

Rantai Makanan Di Sungai

Rantai masakan ialah proses transfer energi masakan yang terjadi dari sumber daya tanaman ke organisme pada tingkat makan dengan tingkat trofik meningkat. Rantai masakan ialah penggalan dari jaring masakan dengan organisme autotropik ibarat tanaman hijau sebagai awalan.

Di ekosistem sungai, tugas organisme autotrofik tidak hanya diambil alih oleh tanaman hijau tingkat tinggi. Berbagai jenis ganggang dan fitoplankton juga berperan sebagai organisme autotrofik yang bisa menghasilkan masakan sendiri. Berikut ialah pola rantai masakan di sungai yang sering terjadi.

1. Energi matahari – alga – ikan sepat – burung bangau – buaya – pengurai

Contoh rantai masakan pertama di sungai, kita mulai dari alga yang memberi makan dirinya dengan fotosintesis. Alga dimakan ikan, sedangkan ikan dimakan oleh bangau. Heron ketika berkerumun adakala dimakan oleh buaya predator yang menjadi binatang dengan tingkat trofik tertinggi dalam rantai. Buaya tidak diprediksikan oleh organisme lain, namun kalau mati maka akan dimakan atau didekomposisi oleh organisme detritivor.

2. Energi matahari – alga – ikan salmon – beruang – pengurai

Contoh rantai masakan berikut di sungai hanya terjadi di tempat dengan iklim sub tropis. Alga yang menjadi produsen dimakan oleh salmon. Salmon ialah ikan dengan nutrisi tinggi dan merupakan mangsa bagi beruang. Beruang menangkap salmon dengan tangannya sendiri dan memakannya. Dalam hal ini beruang bertindak sebagai karnivora dengan tingkat trofik tertinggi sebab tidak ada organisme lain yang bisa memprediksinya.

3. Energi matahari – fitoplankton – keong mas – ikan mas – insan – pengurai

Contoh lebih lanjut fitoplankton yang menghasilkan energi masakan dengan fotosintesis diprediksi oleh siput keemasan. Bekicot emas ketika mereproduksi telurnya menjadi masakan bagi ikan mas. Sementara ikan mas akan tertangkap insan sebagai makanannya. Dalam kasus ini, insan ialah organisme tingkat trofik tertinggi dalam pola rantai masakan di sungai.

4. Energi matahari – fitoplankton – yuyu – burung bangau – pengurai

Contoh terakhir dalam rantai masakan di sungai ialah yuyu atau kepiting tanah yang memakan fitoplankton. Yuyu lalu dimakan oleh bangau. Sementara crane dimakan oleh buaya. Buaya kembali bertindak sebagai pemangsa tertinggi dalam rantai ini.

Baca Juga: