Akuntansi Sistem Sosial (Social System Accounting)

Akuntansi Sistem Sosial (Social System Accounting)

Akuntansi Sistem Sosial (Social System Accounting)

            Adalah suatu pendekatan dan metode yang memungkinkan analis memantau perubahan kondisi sosial yang objektif dan subyektif dari waktu ke waktu. Unsur analisis yang penting dari akuntansi sistem sosial adalah indikator sosial. Indikator adalah “statistik” yang mengukur kondisi dan perubahan sosial dari waktu ke waktu untuk berbagai segmen populasi. Indikator sosial dimanfaatkan untuk memantau perubahan pada tingkat nasional maupun lokal. Indikator sosial merujuk pada hal-hal objektif maupun subjektif, karena mereka membantu pemonitoran kondisi objektif seperti urbanisasi maupun kondisi subjektif seperti kepuasan terhadap pelayanan kota. Pemanfaatan indikator sosial memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

Ø  Usaha mengembangkan indikator yang memadai untuk memantau hasil kebijakan dapat menuntun kita dalam wilayah-wilayah yang didalamnya tidak tersedia informasi yang memadai.

Ø  Jika indikator sosial menyediakan informasi yang memadai tentang dampak kebijakan terhadap kelompok sasaran, kita dimungkinkan mengubah kebijakan dan program. Indikator sosial juga menyediakan informasi yang membantu menyusun maslah kebijakan dan mengubah alternatif kebijakan yang telah ada.

Indikator sosial juga memiliki banyak kelemahan, antara lain:

Ø  Dengan anggapan bahwa masalah kebijakan tersebut artifisial dan subjektif, kita tidak yakin bahwa setiap indikator sosial dapat sepenuhnya bebas dari nilai-nilai orang yang mengembangkannya. Oleh karena itu sekalipun indikator sosial dapat membantu mengkonseptualisasikan atau menstrukturkan masalah, seringkali indikator itu terlalu umum sehingga tidak dapat digunakan untuk menemukan solusi spesifik bagi masalah tertentu.

Ø  Kebanyakan indikator sosial berdasarkan pada data yang telah ada tentang kondisi sosial objektif. Padahal perlu diketahui bahwa memantau kondisi subjektif sama pentingnya dengan mementau kondisi objektif.

Ø  Kemungkinan terjadinya “kotak hitam” atas hubungan antar masukan dan keluaran kebijakan. Pernyataan tentang variasi keluaran dan dampak kebijakan didasarkan pada kolerasi yang teramati semata antara masukan dan hasil kebijakan, bukan atas dasar pengetahuan tentang proses pentransformasian masukan menjadi keluaran dan dampak tersebut. Selain itu tidak adanya kontrol langsung terhadap tindakan kebijakan.

Ø  Konsekuensi dari penggunaan indikator sosial adalah bahwa cara ini memerlukan sejumlah besar kasus yang berhasil maupun yang gagal untuk mengetahui program mana yang bekerja paling baik dan mengapa. Pendekatan ini disebut innovasi acak (random Innovation), dimana masukannya tidak standar dan tidak dapat pula dimanipulasi secara sistematis.

2.3.2. Eksperimentasi Sosial

            Adalah proses memanipulasi tindakan kebijakan secara sistematis sedemikian rupa sehingga memungkinkan diperolehnya jawaban yang cukup tepat terhadap persoalan sumberdaya mana yang mengubah hasil kebijakan. Pendekatan ini bertujuan utnuk menemukan solusi masalah sosial dengan cara memaksimalkan perbedaan diantara berbagai tindakan kebijakan dalam suatu kelompok program yang kecil dan dipilih secara cermat dan mengkaji konsekuensi mereka.

sumber :

MAXUP RACING : Online Seasons 1.0.9 Apk + Mod