Al-Hirabah ( pembegalan atau perampokan)

Al-Hirabah ( pembegalan atau perampokan)

Al-hirabah adalah suatau kejahatan yang di lakukan di jalan kepada oranglain yang sebelumnya tidak kenal , dan di lakukan secara keji di jalan dengan cara merampas harta benda dan hak orang lain.

            Firman Allah dalam al-Quran :

إِنَّمَا جَزَٰٓؤُاْ ٱلَّذِينَ يُحَارِبُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَيَسۡعَوۡنَ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَسَادًا أَن يُقَتَّلُوٓاْ أَوۡ يُصَلَّبُوٓاْ أَوۡ تُقَطَّعَ أَيۡدِيهِمۡ وَأَرۡجُلُهُم مِّنۡ خِلَٰفٍ أَوۡ يُنفَوۡاْ مِنَ ٱلۡأَرۡضِۚ ذَٰلِكَ لَهُمۡ خِزۡيٞ فِي ٱلدُّنۡيَاۖ وَلَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ ٣٣

  1. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar[16]

Hukuman yang di jatuhkan antara lain

Semua ulama’ sepakat bahwa si perampok merampok dengan membunuh dan membawa harta harus di had dan di bunuh dengan cara di salib, jiak si perambok membunuh dan ttidak membawa harta rampasanya maka di had tanpa di salip, jika si perampok hanya membawa harta rampasanya tanpa membunuh dan hanya menakut-nakuti maka si perampok akan di potong tangan dan kakinya.[17]

  1. Al-Sariqah (pencurian)

Sariqah atau mencuri adalah termasuk cara yang tidak syah mengambil harta orang lain. Seorang pencuri laki-laki atau perempuan sedankan tindakan pencurian itu di anggap lengkap oleh para fuhaa jika terdapat unsur-unsur :

1)      Harta di ambil secara sembunyi-sembunyi

2)      Ia di ambil dengan maksud jahat

3)      Harta yang di ambil benar-benar sah milil orang yang di curi

4)      Barang yang di curi telah di ambil penguasaanya oleh si pencuri

5)      Barang tersebut harus mencapai nilai senisob

Firman Allah yaitu :

وَٱلسَّارِقُ وَٱلسَّارِقَةُ فَٱقۡطَعُوٓاْ أَيۡدِيَهُمَا جَزَآءَۢ بِمَا كَسَبَا نَكَٰلٗا مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٞ ٣٨

  1. Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana[18]

Hukumanya adalah

Hukuman hadd potong tangan di tetapkan dengan syarat :

1)      Harus sehat pikiran

2)      Dia telah dewasa

3)      Tidak di paksa melakukan pencurian

4)      Tidak dalam keadaan lapar saat mencuri

 

baca juga ;