Butuh Waktu Lama Sempurnakan Sistem Zonasi

Butuh Waktu Lama Sempurnakan Sistem Zonasi

Butuh Waktu Lama Sempurnakan Sistem Zonasi
Butuh Waktu Lama Sempurnakan Sistem Zonasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhajir Effendy, menyatakan butuh waktu lama untuk menyempurnakan sistem zonasi sekolah.

”Jangan dikira akan tuntas satu atau dua tahun,” ujar Muhajir, saat mengunjungi SMPN 1 Muaragembong, Selasa (16/7).

Menurut Muhajir, sistem zonasi sekolah sudah lebih dulu diterapkan oleh negara

Jepang dan Australia. Kedua negara tersebut membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun untuk bisa menyempurnakan sistem zonasi sekolah.

Diakuinya, penerapan sistem zonasi yang diterapkan dibeberapa sekolah di Indonesia masih menemukan banyak masalah. Kendati demikian, bukan berarti sistem ini tidak layak sebagai upaya pemerintah untuk pemerataan kualitas pendidikan di Tanah Air.

”Jepang saja untuk sistem zonasi butuh 30 tahun untuk bisa bagus

(kualitas pendidikan). Sedangkan Australia sudah 20 tahun masih banyak masalah, tapi bukan berarti sistem ini tidak layak,” tegasnya.

Dengan sistem zonasi, kata dia, siswa tak perlu lagi bersekolah dengan jarak yang jauh. Orang tua juga merasa memiliki sekolah karena dekat dengan tempat tinggalnya.
Sehingga peristiwa yang sempat terjadi, seperti orang tua siswa demo, maupun menyegel sekolah tidak terjadi lagi. Meskipun masih terjadi banyak pelanggaran, kata dia, jumlahnya relatif menurun dari tahun sebelumnya.

Penurunan pelanggaran, jelas dia, tak terlepas dari peran dari Satgas Zonasi

yang telah dibentuk dari tingkat pusat sampai ke daerah. “Jadi sekarang kita membentuk Satgas Zonasi. Jadi dia tidak hanya mengecek, mengawasi, tapi dia langsung memberikan konsultasi, memberikan saran bagaimana sebetulnya sistem zonasi harus dibangun, dirancang, disusun di zona-zona itu,” tukasnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/