Contoh Komprehensif

Contoh Komprehensif

Contoh Komprehensif

berikut ini:

  • “Rumah Sakti X memberikan pelayanan komprehensif kepada para pasiennya”. Arti komprehensif pada kalimay tersebut mengandung arti bahwa Rumah Sakti X memberikan pelayanan yang menyeluruh mulai dari upaya preventif, kuratif, serta rehabilitatif bagi pasien.
  • “Berita komprehensif yang disajikan oleh situs X akhirnya membuat masyarakat memahami masalah secara keseluruhan”. Pengertian komprehensif pada kalimat tersebut adalah laporan berita mengenai suatu fakta yang disajikan secara menyeluruh yang dikaji dari berbagai aspek sehingga dihasilkan suatu kesimpulan.
  • “Perusahaan X melaporkan laba komprehensif yang didapatkan pada tahun 2018”. Pengertian komprehensif pada kalimat tersebut adalah keuntungan perusahaan yang dipengeruhi berbagai faktor di luar operasional normal perusahaan, misalnya keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang.
  • “Setiap kampus pasti mengadakan ujian komprehensif bagi seluruh mahasiswa semester akhir”. Pengertian komprehensif pada kalimat ini adalah ujian yang meliputi semua aspek pada bidang ilmu tertentu, dengan ujian ini dapat dilihat apakah seorang mahasiswa layak untuk lulus atau tidak.

  • Contoh Pola Pikir Komprehensif

Pola pikir yang juga perlu dimiliki oleh manusia adalah pola pikir komprehensif. Pengertian komprehensif sendiri, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah luas meliputi banyak hal. Pola pikir komprehensif adalah pola pikir yang terbuka, tidak eksklusif (tertutup). Di dalamnya ada sikap menghargai pemikiran orang lain dan mampu menampung kepelbagaian.


Pola pikir proaktif, kreatif, dan positif juga menjadi bagian dan pola pikir komprehensif sebagai suatu pola pikir yang utuh dan terbuka. Apabila dilihat hubungan antara 4 pola pikir tersebut diketahui bahwa pola pikir komprehensif terbentuk atas pola pikir proaktif, kreatif, dan positif.


Ketiga pola pikir itu pun berkaitan erat. Pola pikir positif dan kreatif . Mampu  menciptakan pola pikir proaktif. Sedangkan pola pikir kreatif mampu menimbulkan pola pikir positif. Demikian pula sebaliknya, pola pikir positif akan dapat menumbuhkan pola pikir kreatif, karena biasanya orang yang “positive thinking” akan mempunyai kehidupan yang menyenangkan. Keadaan ini dapat merangsang kreativitas seseorang.


Baca Juga: