Dam

Dam

Jenis-jenis Dam yaitu :

  1. Dam (denda) karena memilih tamattu’ atau qiran. Dendanya ialah : menyembelih seekor kambing (qurban), dan bila tidak dapat menyembelih kurban, maka wajib puasa tiga hari pada masa haji dan tujuh hari setelah pulang ke negerinya masing-masing.
  2. Dam (denda) meninggalkan ihram dari miqatnya, tidak melempar jumrah, tidak bermalam di muzdalifah dan mina, meninggalkan tawaf wada’, terlambat wukuf di arafah, dendanya ialah memotong seekor kambing kurban.
  3. Dam (denda) karena bersetubuh sebelum tahallul  pertama, yang membatal-kan haji dan umrah. Dendanya menurut sebagian ulama ialah menyembelih seekor unta, kalau tidak sanggup maka seekor sapi, kalau tidak sanggup juga, maka dengan makanan seharga unta yang di sedekahkan kepada fakir miskin di tanah haram, atau puasa sehari untuk tiap-tiap seperempat gantang makanan dari harga unta tersebut.
  4. Dam (denda) karena mengerjakan hal-hal yang di larang selagi ihram, yaitu bercukur, memotong kuku, berminyak, berpakaian yang di jahit, bersetubuh setelah tahallul pertama. Dendanya boleh memilih diantara tiga, yaitu menyembelih seekor kambing, kerbau, puasa tiga hari atau sedekah makanan untuk 6 orang miskin sebanyak 3 sha’ (kurang lenih 9,5 liter).
  5. Orang   yang   membunuh   binatang   buruan   wajib membayar denda dengan

ternak yang sama dengan ternak yang ia bunuh.

  1. Dam sebab terlambat sehingga tidak bisa meneruskan ibadah haji atau umrah,

baik terhalang di tanah suci atau tanah halal, maka bayarlah dam (denda) menyembelih seekor kambing dan berniatlah tahallul (menghalalkan yang haram) dan bercukur di tempat terlambat itu.

Masalah-masalah yang Berkaitan Dengan Ibadah Haji Dan Umrah

  1. Miqat Makani

Miqat makani adalah batas tempat dimana orang yang akan melaksanakan ibadah haji atau umrah mesti niat dan memakai pakaian ihram. Orang yang berhaji atu berumrah tidak boleh melewati batas tempat ini tanpa berihram. Rasulullah telah menjelaskan tempat-tempat ini sebagai berikut:

  1. Dzu al-Khulaifah, atau disebut juga Bir Ali, ada di sebelah Utara Makkah. Jaraknya ke Makkah sekitar 450 km. Ini adalah miqat bagi orang-orang yang datang dari Madinah dan daerah searahnya.
  2. Juhfah atau Rabigh. Juhfah berada di sebelah tenggara Makkah. Jaraknya sekitar 178 km. Sedangkan Rabigh berdekatan dnegan Juhfah. Jaraknya ke Makkah sekitar 204 km. Rabigh ini menjadi miqat bagi orang-orang dari Mesir, Syiria dan orang-orang yang tinggal searah dengannya atau melewatinya.
  3. Qarn al-Manazil. Berada di sebelah Timur Makkah dan searah dengan padang arafah. Jaraknya sekitar 94 km. Miqat ini bagi penduduk Nejd dan daerah yang searah atau melewatinya.
  4. Yalamlam. Berada di sebelah Selatan Makkah. Jaraknya sekitar 54 km. Miqat ini diperuntukkan bagi penduduk Yaman dan daerah yang searah atau melewatinya. Termasuk juga menurut para ulama dari Indonesia.
  5. Dzat ‘Irq. Jaraknya ke Makkah sekitar 94 km. Miqat ini diperuntukkan bagi penduduk Iraq dan daerah yang searah dengannya.

POS-POS TERBARU