Dampak yang ditimbulkan oleh angin putting beliung

 Dampak yang ditimbulkan oleh angin putting beliung

Setiap bencana alam selalu membawa dampak dan menimbulkan kerugian bagi manyarakat, berupa korban jiwa, dan material. Bencana angin puting beliung bila menimbulkan korban dan kerusakan pada bangunan infrastruktur, hal ini tergantung dari skala intensitas angin. Semakin tinggi intensitas angin maka akan semakin berat tingkat kerusakan yang ditimbulkan Angin puting beliung yang terjadi di indonesia memiliki skala intensitas antara F1 dan F0, yang digolongkan pada tornado lemah. Kerusakan yang dilimbulkan diantaranya:

  1. Menyebebkan kerusakan atau kehancuran bangunan
  2. Merusak jaringan listrik
  3. Mengangkat dan memindahkan benda-benda yang tidak stabil
  4. Membahayakan keselamatan
  5. Mengakibatkan banjir
  1. Antisipasi dan penanggulangannya

Antisipasi adanya angin puting beliung:

  1. Jika terdapat pohon yang rimbun dan tinggi serta rapuh agar segera ditebang untuk mengurangi beban berat pada pohon tersebut
  2. Perhatiakan atap rumah yang sudah rapuh, karena pada rumah yang rapuh sangat mudah sekali terhempas, sedangkan pada rumah yang permanent, kecil kemungkinan terhempas.
  3. Apabila melihat awan yang tiba-tiba gelap, semula cerah sebaiknya untuk tidak mendekati daerah awan gelap tersebut
  4. Cepat berlindung atau menjauh dari lokasi kejadian, karena peristiwa fenomena tersebut sangat cepat
  5. Untuk jangka panjang pohon dipinggir jalan diganti dengan pohon akar berjenis serabut seperti pohon asem, pohon beringin dsb.

Adapun upaya penanggulangannya adalah sebagai berikut :

  1. Sebelum Datangnya Angin
  2. Dengar dan simaklah siaran radio atau televisi menyangkut prakiraan terkini cuaca setempat
  3. Waspadalah terhadap perubahan cuaca
  4. Waspadalah terhadap angin topan yang mendekat.
  5. Waspadalah terhadap tanda tanda bahaya sebagai berikut:
  6. Langit gelap, sering berwarna kehijauan.
  7. Hujan es dengan butiran besar
  8. Awan rendah, hitam, besar, seringkali bergerak berputar
  9. Suara keras seperti bunyi kereta api cepat
  10. Bersiaplah untuk ke tempat perlindungan ( bunker ) bila ada angin topan mendekat
  11. Saat Datangnya Angin
  12. Bila dalam keadaan bahaya segeralah ke tempat perlindungan (bunker)
  13. Jika anda berada di dalam bangunan seperti rumah, gedung perkantoran, sekolah, rumah sakit, pabrik, pusat perbelanjaan, gedung pencakar langit, maka yang anda harus lakukan adalah segera menuju ke ruangan yang telah dipersiapkan untuk menghadapi keadaan tersebut seperti sebuah ruangan yang dianggap paling aman, basement, ruangan anti badai, atau di tingkat lantai yang paling bawah. Bila tidak terdapat basement, segeralah ke tengah tengah ruangan pada lantai terbawah, jauhilah sudut sudut ruangan, jendela, pintu, dan dinding terluar bangunan. Semakin banyak sekat dinding antara diri anda dengan dinding terluar gedung semakin aman. Berlindunglah di bawah meja gunakan lengan anda untuk melindungi kepala dan leher anda. Jangan pernah membuka jendela.

sumber :