Disdik Latih 60 Operator PPDB

Disdik Latih 60 Operator PPDB

Disdik Latih 60 Operator PPDB

Disdik Latih 60 Operator PPDB
Disdik Latih 60 Operator PPDB

Jelang Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) masuk SMP negeri yang akan digelar pada 17 hingga 19 Juni 2019

, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor kemarin memberikan pelatihan dan pemantapan kepada 60 operator yang akan bertugas sebagai panitia PPDB di sekolah.

Sekretaris PPDB, Jajang Koswara, mengatakan, pelatihan dan pemantapan ini diberikan kepada operator di 20 SMP negeri se-Kota Bogor yang pada pertengahan Juni akan melaksanakan penerimaan siswa baru. Sehingga mereka perlu diberikan pemahaman, pemantapan dan pengetahuan agar PPDB ini bisa berjalan lancar dan satu persepsi.

Dalam pelatihan ini, sambung Jajang, operator PPDB diberikan berbagai teknis

yang berkaitan dengan pendaftaran siswa baru. Mulai dari cara mengakses, cara menyusun format pendaftaran, pemahaman sistem jaringan hingga pengoperasian aplikasi pendaftaran siswa baru. Selain itu, ia menjelaskan, PPDB terbagi beberapa bagian. Pada 14 dan 15 Juni ada masa yang disebut pra-PPDB.

“Pra-PPDB ini dikhususkan bagi yang mendaftar dari sekolah di luar Kota Bogor. Mereka akan diberikan penjelasan tentang persyaratan PPDB serta syarat lain yang harus dilengkapi yang antara lain Surat Pernyataan Lulus (SPL) dari sekolah asal, memiliki Nilai USBN yang cukup kemudian surat pernyataan dari sekolah di luar Kota Bogor,” bebernya.

Untuk itu, bagi pendaftar dari luar Kota Bogor yang persyaratannya sudah terpenuhi,

dipersilakan mengikuti proses PPDB pada 17, 18 dan 19 Juni 2019 bersama dengan pendaftar dari dalam Kota Bogor. Jika hingga tanggal pendaftaran akhir tidak mendaftar juga, maka calon siswa tersebut dinyatakan mengundurkan diri.

Pada 20 Juni 2019 akan dilakukan pengumuman lolos tidaknya calon siswa masuk ke sekolah dimaksud. Sementara pada 21 dan 22, siswa yang diterima di sekolah yang dituju wajib melaksanakan daftar ulang. Jika hingga batas waktu yang ditetapkan tidak daftar ulang, maka siswa tersebut dianggap mengundurkan diri. “Bagi pendaftar dari luar Kota Bogor, zonasi tidak diberlakukan karena tidak memiliki nilai,” tandasnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SNJD2NS