Faktor yang mempengaruhi Hardness

Faktor yang mempengaruhi HardnessFaktor yang mempengaruhi Hardness

Faktor-faktor yang mempengaruhi hardness adalah sebagai berikut:

  • Kandungan ion kalsium,
  • Kandungan ion magnesium,
  • Kandungan garam-garam bikarbonat,
  • Kandungan garam-garam karbonat,
  • Kandungan garam-garam klorida,
  •           Kandungan garam-garam sulfat,
  • Dan ion logam lainnya.

 Penanggulangan Hardness

 Penanggulangan Kesadahan Sementara

Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan cara mendidihkan atau menambahkan kapur. Dalam keadaan panas, garam-garam Ca (HCO3)2 dan Mg (HCO3)2 terurai dan ion-ion Ca2+ atau Mg2+ mengendap sebagai CaCO3 atau MgCO3.

Persamaan reaksi :

Ca (HCO3)2 (aq) pemanasan→ CaCO3 (S) + H2O (1) + CO2 (g)

Mg (HCO3)2  (aq) pemanasan →MgCO3 (S) + H2O (1) + CO2 (g)

 Penanggulangan Kesadahan Tetap

Sedangkan kesadahan tetap tidak dapat dihilangkah dengan pemanasan, tetapi harus direaksikan dengan soda, Na2CO3 atau kapur, Ca(OH)2, sehingga ion-ion Ca2+ dan Mg2+ akan mengendap.

Persamaan reaksi :

CaSO4 (aq) + Na2CO3 (aq) → CaCO3 (S) + Na2SO4 (aq)

MgSO4 (aq) + Na2CO3 (aq) → MgCO3 (S) + Na2SO4 (aq)

MgCl2 (aq) + Na(OH)2 (aq)  →Mg(OH)2 (S) + CaCl2 (aq)

Metode Analisis Hardness

          Banyak cara yang dapat dilakukan untuk analisis dan menurunkan kesadahan,yaitu sebagai berikut:

  1. Reverse osmosis adalah kebalikan dari proses asmosis alami. Osmosis adalah perpindahan cairan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah yang melewati membrane semipermeabel sedangkan untuk reverse osmosis adalah perpindahan cairan dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi. Hasil reverse osmosis akan memiliki kesadahan = 0, oleh karena itu air ini perlu dicampur dengan air keran sedemikian rupa sehingga mencapai nilai kesadahan yang diperlukan.Reverse osmosis memiliki keunggulan, seperti:efisiensi yang tinggi, biaya yang rendah dan kualitas air yang di hasilkan sangat berkualitas.

 Resin pelunak air komersial dapat digunakan dalam skala kecil, meskipun demikian tidak efektif digunakan untuk sekala besar. Produk-produk komersial pengolah air untuk keperluan rumah tangga pada umumnya tidak cocok digunakan, karena mereka sering menggunakan prinsip pertukaran kation dalam prosesnya. Dalam prosoes ini natrium (Na) pada umumnya digunakan sebagai ion penukar, sehingga pada akhirnya natrium akan berakumulasi pada hasil air hasil olahan. Kelebihan natrium (Na) dalam air akuarium merupakan hal yang tidak dikehendaki.

  1. Pengenceran dengan menggunakan air destilasi dapat pula dilakukan untuk menurunkan kesadahan. Penurunan secara alamiah dapat pula dilakukan dengan menggunakan jasa asam-asam organik. Asam ini berfungsi persis seperti halnya yang terjadi pada proses deionisasi yaitu dengan menangkap ion-ion dari air pada gugus-gusus karbonil yang terdapat pada asam organik. Beberapa media yang banyak mengandung asam-asam organik ini diantaranya adalah gambut yang berasal dari Spagnum, daun ketapang, kulit pohon Oak, dll.  Proses dengan gambut dan bahan organik lain biasanya akan menghasilkan warna air kecoklatan seperti air teh. Sebelum gambut digunakan dianjurkan untuk direbus terlebih dahulu, agar organisme-organisme yang tidak dikehendaki hilang.
  2. Menurunkan kesadahan dapat pula dilakukan dengan menanam tanaman “duck weed” atau Egeria densa. Sedangkan untuk meningkatkan kesadahan bisa dilakukan dengan memberikan dekorasi berbahan dasar kapur, seperti tufa atau pasir koral. Atau dengan melalukan air melewati pecahan marble (batu marmer) atau bahan berkapur lainnya.

Sumber: https://gurupendidikan.org/