Kesamaan Derajat

Kesamaan Derajat

Kesamaan Derajat
Kesamaan Derajat

Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masyarakat pada umumnya adalah timbal balik, artinya seseorang sebagai anggota masyarakatnya, mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara. Untuk dapat melaksanakan hak dan kewajiban ini dengan bebas dari rasa takut, perlu adanya jaminan, dan yang mampu memberi jaminan ini adalah pemerintah yang kuat dan berwibawa. Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasan-kebebasan asasi manusia itu dilindungi oleh Undang-Undang dan menjadi hukum positif. Undang-Undang tersebut berlaku sama pada setiap orang tanpa kecualinya, dalam arti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan ini dijamin oleh Undang-Undang. Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.

  1. Pasal-Pasal di dalam UUD 45 tentang Persamaan Hak

1)             Pasal 28A

Hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya.

2)            Pasal 28B

Ayat 1 : Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang syah.

Ayat 2 : Hak anak untuk kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

3)            Pasal 28C

Ayat 1 : Hak untuk mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar. Hak untuk mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya.

Ayat 2 : Hak untuk mengajukan diri dalam memperjuangkan haknya secara kolektif.

4)            Pasal 28D

Ayat 1 : Hak atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum.

Ayat 3 : Hak utnuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Hak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

Ayat 4 : Hak atas status kewarganegaraan.

5)            Pasal 28E

Ayat 1 : Hak kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah menurut agamanya. Hak memilih pekerjaan. Hak memilih kewarganegaraan. Hak memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak untuk kembali.

Ayat 2 : Hak kebebasan untuk meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nuraninya.

Ayat 3 : Hak kebebasan untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.

6)            Pasal 28F

Hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi.

7)            Pasal 28G

Ayat 1 : Hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda. Hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia.

Ayat 2 : Hak untuk bebas dari penyiksaan (torture) dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia.

8)           Pasal 28H

Ayat 1 : Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Ayat 2 : Hak untuk mendapat kemudahan dan perlakuan khusus guna mencapai persamaan dan keadilan.

Ayat 3 : Hak atas jaminan sosial.

Ayat 4 : Hak atas milik pribadi yang tidak boleh diambil alih sewenang-wenang oleh siapapun.

9)            Pasal 28I

Ayat 1 : Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif).

Ayat 2 : Hak untuk bebas dari perlakuan diskriminasi atas dasar apapun dan berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminatif tersebut.

Ayat 3 : Hak atas identitas budaya dan hak masyarakat tradisional’

Baca Juga :