Ketika Antivirus tidak lagi Cukup

Ketika Antivirus tidak lagi Cukup

Ketika Antivirus tidak lagi Cukup
Ketika Antivirus tidak lagi Cukup

ADA kalanya surat elektronik (e-mail) yang tampak biasa-biasa saja ternyata menyimpan ancaman di dalamnya. Dokumen standar yang dikirim bisa saja disusupi malware yang akan mengirim sinyal kepada pemiliknya ketika file itu dibuka. Surel Anda pun rentan ancaman.

Seperti alamat surel bagian sumber daya manusia perusahaan. Sehari-hari, mereka menerima kiriman surel berisi lamaran kerja dan daftar riwayat hidup. Menurut Yudi Arijanto, Solution Architect dari Palo Alto Networks, dokumen yang tampaknya seperti lamaran kerja normal pun bisa disusupi malware, phising, ataupun ancaman siber lainnya.

Ketika dibuka, perangkat terinfeksi, lantas peretas yang mengirimnya bisa dengan mudah mengontrol perangkat tersebut.

Ancaman siber ini makin mengerikan karena sekalipun Anda

atau perusahaan Anda menggunakan beberapa jenis antivirus sekaligus, tidak ada jaminan perlindungan sudah cukup. “Antivirus cara kerjanya melihat pola virus yang sudah ada. Kalau virus baru yang belum pernah dideteksi, tidak bisa diblok dengan seperti ini,” jelas Yudi dalam peluncuran Traps Advanced Endpoint Protection di Jakarta, Kamis (3/11).

Kerentatan setiap perangkat lunak komputer baginya

tidaklah terhindarkan karena toh semua dibuat manusia. “Pasti ada celahnya,” ujarnya menekankan celah itulah yang disasar para peretas.

Tak mengherankan jika pembaruan untuk mengatasi celah-celah itu dilakukan. Sayang pembaruan tidak cukup cepat menangkis ancaman siber. Kecepatan itu diperhatikan Traps Advanced Endpoint Protection dari Palo Alto yang baru masuk ke pasar Indonesia. Cara kerjanya ibarat memberi imunisasi, jadi dikuatkan daya tahannya sebelum ancaman bahkan datang.

Traps menerima sekaligus berbagi informasi threat intelligence dari Palo Alfo Networks Wildfire, yakni lingkungan berbasis cloud tempat dilakukannnya analisis malware. Menariknya, 62,5% dari malware yang ditemukan Wildfire ini tiap bulan.

Dengan dukungan Wildfire, Traps mampu melihat anomali-anomali

kecil dalam file. Apakah file itu melakukan tindakan-tindakan dalam sistem yang tidak wajar sehingga ancaman siber dapat diketahui dalam 5 menit.

Aliansi keamanan
Para peretas bisa dibilang komunitas yang cukup ‘murah hati’. Mereka biasa membagikan info tentang teknik-teknik peretasan secara gratis kepada sesamanya. Sebaliknya, selama ini perusahaan-perusaahan yang menawarkan sistem keamanan siber lebih sering bekerja sendiri demi persaingan dan kompetisi.

 

sumber :

https://gumroad.com/gurupendidikan/p/heroes-arena-apk