Lempung kaolinit & Sifat-sifat koloid lempung

Lempung kaolinit & Sifat-sifat koloid lempung

Lempung kaolinit & Sifat-sifat koloid lempung

Lempung kaolinit & Sifat-sifat koloid lempung
Lempung kaolinit & Sifat-sifat koloid lempung

 

Lempung kaolinit

Penggabungan antara lempeng-lempeng silikat dan aluminati, dapat terbentuk beberapa golongan mineral lempung. Golongan mineral lempung tanah pada umumnya dibagi menjadi tiga yaitu :

1. Golongan kaolinit

Dalam satuan kristal atau satuan paket kristal terdiri dari satu lempeng silikat dan satu lempeng aluminat atau susunan Tetraeder.Oktaeder (T.O.). Jarak antara dasar paket 7,2 Angstrom (A˚) (1 Angström = 0,000.0001 mm). Permukaan luar mineral lempung golongan ini aktif mengadopsi kation-kation, sedang permukaan dalam tidak dapat menarik kation dan molekul air.

2. Golongan Montmorillonit

Golongan Montmorillonit dalam satu paket kristalnya terdiri dari satu lempeng aluminat yang diapit oleh satu lempeng silikat diatas dan dibawahnya atau bersusunan Tetraeder-Oktaeder-Tetraeder (T.O.T). Jarak antara dasar paket 9,6 – 21,4 Angström. Permukaan luar dan dalam bersifat aktif mengadsorpsi kation-kation dan antar paket mampu “menangkap” molekul air.

Baca Juga: Pengertian Musik Tradisional

3. Golongan Illit

memiliki susunan T.O.T. seperti pada golongan Montmorillonit, hanya dalam molekul-molekul yang menyusun lempeng kristal terdapat pergantian atau substitusi atom. Beberapa inti Si dalam lempeng tetraeder diganti atom-atom Alumunium dan beberapa inti Alumunium dalam lempeng oktraeder diganti atom besi (Fe) dan magnesium (Mg). Ion kalium mengikat antara dua lempeng silikat. Jarak antara dasar paket 10 Angström. Sifat-sifat Illit hampir sama dengan Montromorillonit, hanya kemampuan “menangkap” air adalah lebih kecil.

Sifat-sifat koloid lempung

Pertukaran ion

Adalah sifat koloid tanah untuk dapat menukar kation-kation yang diadsorpsinya dengan kation bebas dalam air tanah. Kation-kation yang diadsorpsi umumnya adalah Ca++, Mg++, K+, H+, NH4+, dan Na+. Pada umumnya kation bermartabat dua lebih mudah ditukar daripada yang bermartabat satu. Urutan pertukaran adalah H, Ba, Ca, Mg, K, NH4, dan Na. Artinya ion H+ lebih sukar ditukar daripada Ca, Mg lebih sukar ditukar daripada K dan seterusnya. Kation-kation ini disebut kation dapattukar dan karena terdiri atas logam-logam basa sering disebut sebagai basa dapattukar. Kejenuhan basa adalah jumlah maksimal basa-basa dapattukar yang dapat diadsorpsi oleh koloid lempung. Disini koloid telah jenuh mengadsorpsi basa dan tidak dapat menampung tambahan basa-basa baru. Kapasitas dari koloid untuk mengadsorpsi kation-kation tanah sering disebut sebagai daya adsorpsi kation. Besarnya daya adsorpsi kation ini dinyatakan sebagai nilai tukar kation (NTK) yaitu banyak kation dalam miligram secara (miliekvalen) yang dapat diadsorpsi oleh 100 gram tanah.

Penggembungan dan pengkerutan koloid

Koloid lempung dapat menghisap air, disini molekul-molekul air “ditangkap” diantara paket-paket kristal. Bila cukup banyak air dihisap, maka volumenya membesar dan tanah tampak menggelembung. Bila kering air menguap koloid mengkerut kembali. Diantara ketiga golongan mineral lempung, yang paling besar sifat penggembungan dan pengkerutannya adalah Montmorillonit. Illit mempunyai sedikit sifat ini dan kaolinit tidak mempunyai.

Penggumpalan atau flokulasi

Dalam larutan dan suspensi, koloid lempung mendispersi artinya partikel-partikelnya terpisah satu sama lain. Flokulasi adalah penggumpalan koloid lempung, karena banyak mengadsorpsi ion-ion Ca. Flokulasi koloid ini penting dalam pembentukan struktur tanah, yaitu dalam penggabungan agregat-agregat primer tanah.

Koloid lempung atau disebut koloid anorganik bersama dengan koloid humus atau koloid organik, membentuk kompleks lempung-humus yang terdapat menyelaputi butir-butir pasir dan debu atau berbeda sebagai penyusun bebas dalam tanah. Kompleks ini memegang peranan penting dalam tanah sebagai penyerap dan pengatur persediaan unsur hara, mengatur kemasaman tanah, membantu pembentukan struktur, menahan air tanah dan pengaruh-pengaruh lain.