Membuka Diri

Membuka Diri

            Bila konsep diri sesuai dengan pengalaman kita, kita akan lebih terbuka untuk menerima pengalaman-pengalaman dan gagasan-gagasan baru, lebih cenderung menghindari sikap defensif dan lebih cermat memandang diri kita dan orang lain. Konsep diri dan membuka diri dapat dijelaskan dengan teori Johari Window.

  1. b)Percaya diri (Self Confidence)

            Orang yang kurang percaya diri akan cenderung sedapat mungkin menghindari situasi komunikasi. Ketakutan untuk melakukan komunikasi dikenal sebagai communication apprehension. Orang yang aprehensif dalam komunikasi, akan menarik diri dari pergaulan, berusaha sekecil mungkin berkomunikasi, dan hanya akan berbicara apabila terdesak saja. Tentu tidak semua aprehensi komunikasi disebabkan kurangnya percaya diri, tetapi di antara berbagai faktor, percaya diri adalah yang paling menentukan. Dalam komunikasi, kita masih dapat menggunakan nasihat tokoh Psikosibernetik yang populer, Maxwell Maltz, ”Believe in yourself and you ’ll succeed. ” Untuk meningkatkan percaya diri,-menumbuhkan konsep diri yang sehat menjadi perlu. (Maltz, 1970:55)

  1. c)Selektivitas

            “Konsep diri mempengaruhi perilaku komunikasi kita karena konsep diri mempengaruhi kepada pesan apa Anda bersedia membuka diri, bagaimana kita mempersepsi pesan itu, dan apa yang kita ingat,” tulis Anita Taylor et al. (1977 :1 12). Dengan singkat, konsep diri menyebabkan terpaan selektif (selective exposure), persepsi selektif (selective perception), dan ingatan selektif (selective attention).

 

3)  Atraksi Interpersonal

 

            Atraksi adalah kesukaan pada orang lain, sikap positif dan daya tarik seseorang.

Faktor-faktor personal yang mempengaruhi atraksi interpersonal, yaitu :

  1. a)Kesamaan karakteristik personal :Memiliki kesamaan dalam nilai-nilai, sikap, keyakinan, tingkat sosioekonomis, agama, ideologis, cenderung saling menyukai.
  2. b)Tekanan emosional : Bila seeorang berada dalam keadaan cemas atau memikul tekanan emosional, sehingga ia membutuhkan kehadiran orang lain.
  3. c)Harga diri yang rendah : Bila harga diri direndahkan, hasrat afiliasi (bergabung dengan orang lain) bertambah dan ia akan makin responsif untuk menerima kasih sayang orang lain.

baca uga :

Pos-pos Terbaru