Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin

Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin

Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin

Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin
Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin

Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin, yang meliputi :

 

    • Pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan kemampuan usaha dan hidup produktif.

 

    • Penyediaan kemudahan akses kepada sumber daya.

 

    • Penyediaan prasarana dan sarana usaha bagi keluarga miskin.

 

    • Pelatihan yang berkaitan dengan teknologi tepat guna dan pengembangan kewirausahaan, serta keterampilan pendukung lainnya.

 

Pada dasarnya secara umum kualitas perumahan dan permukiman juga
sangat dipengaruhi oleh tingkat keswadayaan dan kemampuan ekonomi
masyarakatnya. Namun bagi masyarakat miskin, upaya pemenuhan
kebutuhan hunian tetap merupakan suatu hal yang relatif kompleks, karena
pada umumnya hunian bagi masyarakat miskin belum dapat sepenuhnya
menjadi kebutuhan dasar dan mendesak dibandingkan kebutuhan dasar
lainnya seperti pangan, sandang, dan pendidikan. Oleh karenanya, kepada
kelompok masyarakat miskin perlu diupayakan kegiatan untuk
memberdayakan kemampuan ekonomi masyarakat yang berbasis
keswadayaan masyarakat melalui penciptaan usaha ekonomi produktif
dengan berbagai upaya fasilitasi pendampingan masyarakat, yang secara
komprehensif tetap dalam kerangka prinsip-prinsip pembangunan
berkelanjutan di bidang perumahan dan permukiman.

Kegiatan yang dikembangkan antara lain seperti penyediaan prasarana dan
sarana usaha ekonomi produktif bagi keluarga miskin, termasuk penyediaan
prasarana dan sarana dasar perumahan dan permukiman yang memadai, pengadaan kegiatan pelatihan yang berkaitan dengan teknologi tepat guna dan pengembangan kewirausahaan serta keterampilan pendukung lainnya,
disamping pemberian akses kepada berbagai sumber daya pembangunan,
seperti modal usaha, biaya pembangunan dan pelatihan. Dalam kerangka
pemberdayaan ekonomi yang berbasis pada pembangunan berkelanjutan,
pengarusutamaan gender untuk pengembangan usaha ekonomi produktif
tetap menjadi pertimbangan yang tetap signifikan. Diharapkan
keberhasilannya di dalam mengembangkan kegiatan ekonomi produktif
rumah tangga dan komunitas akan membantu mengentaskan kemiskinan,
yang pada tahun 2001 populasi penduduk miskin telah mencapai 18,95%
atau sekitar 37,3 juta jiwa, dan sekaligus dapat memberikan keleluasaan di
dalam menjangkau berbagai kebutuhan dasar lainnya, termasuk khususnya
perumahan dan sekaligus meningkatkan kualitas permukimannya.

Sumber : https://downloadapk.co.id/