Pemeriksaan Sosial (Social Auditing)

Pemeriksaan Sosial (Social Auditing)

Pemeriksaan Sosial (Social Auditing)

            Pemeriksaan sosial secara eksplist memantau hubungan antara masukan, proses, keluaran dan dampak sebagai usaha untuk mengikuti masukan kebijakan “dari titik di mana masukan itu dikeluarkan ke titik di mana masukan dirasakan oleh penerima terahir yang dimaksudkan oleh sumber daya tersebut”. Dalam memantau proses kebijakan, pemeriksaan sosial menyediakan informasi penting tentang apa yang berlangsung di dalam “kotak hitam”. Proses yang dipantau dalam suatu pemeriksaan sosial terdiri dari dua jenis, yaitu:

Ø  Diversi sumberdaya                : masukan dicabut atau disimpangkan dari kelompok sasaran maupun penerima manfaat yang dimaksud sebagai akibat dari berjalannya sumberdaya melalui sumber administrasi.

Ø  Transformasi sumberdaya       : sumberdaya dan penerimaannya oleh kelompok-kelompok sasaran mungkin sama, akan tetapi makna dari sumberdaya tersebut terhadap staf program maupun kelompok sasarannya mungkin berbeda-beda.

            Pendekatan alternatif terhadap pemantauan bersifat komplementer (saling melengkapi). Eksperimentasi sosial dan metode kuantitatif berhasil dikombinasikan dengan pemeriksaan sosial dan deskripsi kualitatif atas proses kebijakan.

2.3.4. Sintesis Riset dan Praktek

            Merupakan pendekatan monitoring yang menerapkan kompilasi, perbandingan dan pengujian secara sistematis terhadap hasil-hasil dari implementasi kebijakan publik di masa lampau. Ada dua sumber informasi yang relevan bagi sintesis riset dan praktek, yaitu: studi kasus tentang formulasi dan implementasi kebijakan; dan laporan-laporan penelitian yang mengupas soal hubungan antara tindakan dan hasil kebijakan.

            Ketika sintesis riset dan praktek ini diterapkan terhadap studi kasus, dasar yang dipakai dapat berupa metode survei kasus. Metode ini menunjuk pada seperangkat prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang dapat menjelaskan variasi yang ditemui di dalam pengadopsian dan pengimplementasian kebijakan. Metode ini meminta analis untuk pertama kali, membuat sebuah skema koding kasus, yakni daftar kategori yang melingkupi aspek-aspek kunci dari masukan, proses, keluaran dan dampak kebijakan.

            Ketika sintesis riset dan praktek diterapkan terhadap laporan-laporan penelitian yang telah tersedia, ia didasarkan pada survei riset, sintesis riset, atau sintesis evaluasi, yakni suatu prosedur yang digunakan untuk memperbandingkan dan mengkaji hasil-hasil penelitian tentang tindakan dan hasil kebijakan. Metode survei riset ini menghasilkan beberapa jenis informasi, yaitu: generalisasi empiris tentang sumber-sumber variasi hasil kebijakan, kesimpulan atas keyakinan para peneliti terhadap generalisasi tersebut, dan alternatif kebijakan ataupun petunjuk pelaksanaan yang akan dipengaruhi oleh generalisasi tersebut.

sumber :

Crime City (Action RPG) 7.9.8 Apk for android