PERBAIKAN-PERBAIKAN PASCA REFORMASI 1998

 PERBAIKAN-PERBAIKAN PASCA REFORMASI 1998

Perbaikan-perbaikan yang timbul pasca reformasi 1998 antara lain:

  1. Tegaknya suatu demokrasi yang ada didalam masyarkat.

Karena pada masa pemerintahan orde baru yang mana dipimpin oleh Ir. Soeharto selama 32 tahun, ternyata tidak konsisten dan konsekuen dalam melak-sanakan cita-cita orde baru. Pada awal kelahirannya tahun 1966, orde baru bertekad untuk menata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hal itu membuat mahasiswa melakukan aksi demontrasi yang menuntut agar pemerintah pada masa itu harus bersifat terbuka.

  1. Tegaknya suatu hukum Negara

Target reformasinya yaitu subtansi hukum, aparatur penegak hukum yang bersih dan berwibawa, dan instansi peradilan yang independen. Pada masa orde baru, hukum hanya berlaku pada rakyat kecil saja dan penguasa kebal hukum sehingga sulit bagi masyarakat kecil untuk mendapatkan keadilan bila berhubungan dengan penguasa.

  1. Pemilu

Pelaksanaan pemilu dilakukan dengan asas LUBER (langsung, bebas, rahasia) dan JURDIL (jujur dan adil). Masalah yang ada yaitu ditolaknya pertanggung jawaban Presiden Habibie yang disampaikan pada sidang umum MPR tahun1999 sehingga beliau merasa bahwa kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi sangat kecil dan kemudian dirinya tidak mencalonkan diri pada pemilu yang dilaksanakan.

  1. Adanya tindak lanjut pemerintah terhadap KKN (kolusi, korupsi, nepotisme)
  2. Mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia sehingga jumlah kemiskinan mulai berkurang.

sumber :
https://keduang.co.id/2020/06/seva-mobil-bekas/