Rukun, Sunnah dan Wajib Haji

Rukun, Sunnah dan Wajib Haji

Rukun, Sunnah dan Wajib Haji

Rukun, Sunnah dan Wajib Haji
Rukun, Sunnah dan Wajib Haji

Rukun Haji

Ø Ihram
Ihram adalah niat mengerjakan haji dengan memakai pakaian ihram dan meninggalkan semua yang dilarang atau diharamkan dalam haji.

Ø Wukuf di padang arafah
Wukuf di padang arafah adalah berhenti di padang arafah pada tanggal zulhijah, yang dimulai dari tergelincirnya matahari (tgl 9 zulhijah) sampai dengan fajar tanggal 10 zulhizah).

Ø Thawaf
Thwaf adalah mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali.

Macam-macam thawaf

§ Thwaf ifarad (thawaf rukun haji)
§ Thawaf kudum, yaitu thawaf yang dilakukan ketika baru pertama kali datang ke tanah suci dan melihat ka’bah.
§ Thawaf sunah, yaitu thawaf yang bias dilaksanakan kapan saja.
§ Thawaf nadzar, yaitu thawaf yang dinadzarkan (dijanjikan).
§ Thawaf wada, yaitu thawaf yang di kerjakan ketika meninggalkan tanah suci (saat akan pulang).

Ø Sa’i
Sa’I adalah berlari-lari kecil dari bukit shafa ke bukit marwah.

Ø Tahalul
Tahalul adalah bercukur atau memotong sebagian rambut kepala.

Wajib haji

§ Ihram dari miqat, baik miqat zamani maupun miqat makani.
Miqat zamani ialah batas waktu pemakaian ihram, sedangkan miqat makani ialah batas tempat pemakaian ihram.
§ Bermalam di Muzdalifah setelah kembali dari Arafah pada malam hari tanggal 10 Zulhijah.
§ Bermalam di Mina.
§ Melempar jumrah, yaitu jumrah ula, wustha dan aqabah dengan menggunakan batu kerikil sebanyak 7 butir.
§ Meninggalkan segala yang diharamkan karena ihram.
§ Thawaf wada, yaitu thawaf perpisahan.
§ Menjauhkan diri dari semua larangan haji.

Sunah haji

o Mengerjakan haji dengan cara ifrad.
o Membaca talbiyah mulai sejak ihram sampai dengan melempar jumrah aqabah pada tanggal 10 zulhizah, untuk perempuan hendaknya dibaca dengan suara yang pelan.
o Membaca do’a setelah membaca do’a talbiyah.
o Thawaf qudum, yaitu thawaf pada saat pertama kali datang di kota al Mukaramah.
o Menunaikan salat sunah dua rokaat setelah selesai thawaf qudum.
o Masuk ke dalam ka’bah(Baitullah).

Larangan-larangan ibadah haji

Larangan khusus bagi pria

v Memakai pakaian berjahit selama dalam ihram. Jamaah haji pria hanya boleh memakai kain putih yang tidak berjahit.
v Memakai tutup kapala sewaktu dalam ihram.
v Memakai sepatu yang menutupi mata kaki sewaktu dalam masa ihram.
b) Larangan khusus bagi wanita
* Memakai tutup muka.
* Memakai sarung tangan.

Larangan bagi jamaah pria dan wanita

§ Memotong dan mencabut kuku.
§ Memotong/mencukur rambut kepala.
§ Memakai harum-haruman.
§ Memburu atau membunuh binatang darat.
§ Bercumbu rayu dengan syahwatnya atau bersenggama.
§ Mencaci maki, mengumpat, bertengkar.
§ Memotong/menebang pohon atau mencabut segala macam tumbuhan.

Dam (denda) dalam haji

Menurut bahasa, dam berarti darah, sedangkan menurut istilah dam adalah mengalirkan darah atau menyembelih hewan ternak sebagai tebusan atas pelanggaran yang dilakukan.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/