Sinonim, Antonim dan Polisemi

Sinonim, Antonim dan Polisemi

Sinonim, Antonim dan Polisemi

Pengertian Sinonim dan Bentuk-Bentuknya

Sinonim adalah kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi).

  1. Sinonim mutlak: kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apa pun tanpa mengubah makna struktural dan makna leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat. Contoh:

o    kosmetik = alat kecantikan

o    laris = laku, larap

o    leksikografi = perkamusan

o    kucing = meong

  1. Sinonim semirip: kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan tertentu tanpa mengubah makna struktural dan leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat tersebut saja. Contoh:

o    melatis = menerobos

o    lahiriah = jasmaniah

  1. Sinonim  selingkung: kata-kata yang dapat saling mengganti dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja secara struktural dan leksikal. Contoh:  lemah = lemas

Contoh :         a. Ayahnya sudah meninggal bulan lalu

  1.              Ayahnya sudah tewas alam perjalanan ke Bali.
  2.              Ayahnya sudah meninggal dunia bulan lalu.
  3.              Ayahnya sudah berpulang ke rahmatullah bulan yang lalu.

Tampak dalam contoh tersebut, kata meninggal bersinonim dengan tewas, juga bersinonim dengan frasa meninggal dunia dan frasa berpulang ke rahmatullah. Akan tetapi, kata meninggal tidak memiliki makna yang mutlak sama dengan kata wafat atau tewas karena berbeda nilai rasanya. Sinonim juga dapat terjadi antara morfem dengan morfem, antar morfem dengan kata, kata dengan frasa, serta antar kalimat dengan kalimat.

Pengertian Antonim dan Jenisnya

Antonim yaitu, dua buah kata atau lebih yang memiliki makna yang berlainan. Verhaar menggantikan kata antonym dengan kata oposisi sehingga mencakup pengertian betul-betul berlawanan sampai yang hanya bersifat kebalikan. Berdasarkan sifatnya, oposisi dibedakan atas lima macam berikut ini.

  1. Oposisi mutlak. Ciri oposisi ini adalah penyangkalan terhadap kata yang satu dengan kata yang lain.
  2. Oposisi kutub atau gradual. Oposisi ini pertentangannya tidak bersifat mutlak, melainkan gradasi, artinya terdapat tingkat-tingkat makna pada kata tersebut.
  3. Oposisi hubungan atau relasional. Oposisi antara dua kata yang mengandung relasi kebalikan, kata-kata yang beroposisi dengan hubungan ini bisa berupa kata kerja.
  4. Oposisi majemuk. Oposisi yang mencakup suatu perangkat yang terdiri dari dua kata atau lebih. Oposisi ini berkaitan ddengan hiponim-hiponim dalam suatu kelas.
  5. Oposisi hierarki.. oposisi yang sebenarnya mirip dengan oposisi majemuk, tetapi disini terdapat suatu kriteria tambahan atau tingakatan.

sumber :

Sometimes You Die 1.1 Apk for android