Sistem pernapasan

Sistem pernapasan

Pernafasan adalah proses pertukaran oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) antara organisme dengan lingkungannya atau proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbon dioksida dalam suatu oreganisme. Alat pernafasan pada ikan secara umum adalah insang dengan pengecualian pada beberapa jenis ikan yang mempunyai alat pernafasan paru-paru selalu menggunakan insang (Rajabnadia, 2009).

Bagaian-bagian pokok insang pada ikan ada tiga yaitu meliputi daun insang (gill filament), tulang lenkung insang (gill arch), dan tapis insang (gill racker). Filament insang adalah bagian yang mengandung kapiler-kapiler darah dan berfungsi untuk mengikat oksigen yang terlarut dalam air pada proses pernafasan. Tulang lengkung insang mempunyai saluran yang memungkinkan darah dapat keluar dan masuk dari insang, dan merupakan tempat melekatnya daun insang dan tapis insang. Tapis insang terletak pada bagian yang terdepan, yang pada jenis ikan herbivora pemakan plankton (plankton feeder) berfungsi sebagai penyaring makanan dan relatif panjang dan rapat dibandingkan dengan jenis ikan karnivora. Sesuai pendapat Rajabnadia (2009) bahwa insang ikan herbivora tapis insangnya dapat digunakan untuk menyaring makanan (plankton feeder).

4.2.6   Sistem Pencernaan.

                  Pencernaan adalah proses penyederhanaan makanan melalui cara fisik dan kimia, sehingga menjadi sari-sari makanan yang mudah diserap di dalam usus, kemudian diedarkan ke seluruh organ tubuh melalui sistem peredaran darah. Saluran pencernaan terdiri dari banyak organ, antara lain:

  1.  Hati
  2.  Empedu
  3.  Pankreas
  4.  Lambung
  5. Esofagus (kerongkongan)
  6. Mulut / rongga mulut,
  7. Usus

sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/seva-mobil-bekas/