Tata Cara Penetapan Hukum Hadd

Tata Cara Penetapan Hukum Hadd

Harus di buktikan dan ada beberapa orang yang adil dan berkapasitas hukum yang sangat kompeten dalam bidang ini dan ada bukti kuat serta lebih mudahnya jika si pelaku mengakui apa yang telah di lakukanya.

  1. Zina

Adalah hubungan kelamin antara lelaki dan wanita tanpa ada ikatan perkawinan yang menghalalkan berhubungan tubuh antara keduanya.dampak dari berzina adalah dapat meerusak nama baik orang itu sendiri keluwarga ataupun yang lebih luwas adalah mencoreng nama agama.[7]

Firman Allah yang menjelaskan tentang zina :

وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةٗ وَسَآءَ سَبِيلٗا ٣٢

  1. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk[8]

Hukuman berzina adalah sangat tegas dalam islam yaitu bisa sampai di jatuhi hadd(hukuman mati), dalam hal ini sangat jelas di sebutkan dalam al-Quran yaitu sebagai berikut :

وَٱلَّٰتِي يَأۡتِينَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مِن نِّسَآئِكُمۡ فَٱسۡتَشۡهِدُواْ عَلَيۡهِنَّ أَرۡبَعَةٗ مِّنكُمۡۖ فَإِن شَهِدُواْ فَأَمۡسِكُوهُنَّ فِي ٱلۡبُيُوتِ حَتَّىٰ يَتَوَفَّىٰهُنَّ ٱلۡمَوۡتُ أَوۡ يَجۡعَلَ ٱللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلٗا ١٥

  1. Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji , hendaklah ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain kepadanya[9]

Syarat-syarat yang harus di lakukan sebelum di rajam bagi pelaku zina yaitu :

1)      Si pelanggar sehat akalnya

2)      Dia se orang muslim

3)      Sudah pernah menikah

4)      Sudah mencapai usia puber

5)      Seorang yang merdeka dan bukan budak[10]

Cara pelaksanaan hukuman

            Hukuman di lakukan di tempat terbuka dan di sak sikan oleh orang banyak karena islam memerintahkan agar mensucikan kehidupan seks baik bagi laki –laki maupun perermpuan,sepanjang hanyat. Oleh Karena itu hukuman atas berzina di lakukan di tempat umum sehingga di harapkan si pelaku keduanya dapat mendapatkan malu dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan kotor dan keji itu, dan juga dapat membuat masyarakat lainya tau dan tidak akan melakukan hal yang sama.

  1. Homoseks (Al-Wath)

Sodomi atau homoseks adalah merupakan perilaku seks yang menyimpang, untuk memuaskan seseorang. Kaum nnabi luth secara material sudah sangat maju, namu mereka melanggar peringatan nabu luth,mereka melakukan perbuatan homoseks.

Al-Quran membicarakan perbuatan mereka dalam aayat sebagai berikut :

 فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيۡهِم بِعِلۡمٖۖ وَمَا كُنَّا غَآئِبِينَ ٧

  1. maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)[11]

Hukuman untuk si pelanggar atau pelaku homoseks memang belum di jelaskan secara detail tetapi, untuk si pelaku yang telah menikah di jatuhi hukuman had, dan jika si pelaku masih lajang maka di jatuhi hukuman rajam. Sebagaian besar ulamak sepaka untuk di lakukan hkuman ta’dzir , karena masih di lingkupi dengan keraguan(subhad), maka di mana pun ada unsure meragukan,maka takada tak ada di putuskan hukuman had.[12]

Dari rangkuman di atas semua para ulamak sepakat dan sependapat untutk menetukan hukuma si pelaku sebelum mengerjakan hal itu telah terikan dalam suatu perkawinan ynag sah maka di jatuhkan had, ada empat orang saksi ynag di ketahhui takwa dan jujur,memilah dan tau terdakwa benar-benar melakukan.[13]

  1. Al-Qadzaf(fitnah)

fitnah adalah perilaku berbohong yang di lakukan oleh orang lain dengan cara mebuduh seseorang melakukan perbuatan yang tidak baik dan melangar peraturan yang di tetapkan dalam islam, dalam hal ini adalah berzina atau meragukan sil-silahnya,  dan yang mealukanya di sebut pelanggar yang besar dalam islam.

sumber :

Defense Zone 3 Ultra HD 1.2.0 Apk + Mod