Teknik Mendengarkan Siaran Radio / Televisi, Menanggapi Siaran Berita, Latihan Menanggapi Isi Berita

Teknik Mendengarkan Siaran Radio / Televisi, Menanggapi Siaran Berita, Latihan Menanggapi Isi Berita

Teknik Mendengarkan Siaran Radio / Televisi, Menanggapi Siaran Berita, Latihan Menanggapi Isi Berita

 

Teknik Mendengarkan Siaran Radio / Televisi, Menanggapi Siaran Berita, Latihan Menanggapi Isi Berita

 

Teknik Mendengarkan Siaran Radio/Televisi

Kamu pasti pernah menonton atau mendengar paparan suatu kejadian, bukan? Kejadian atau peristiwa yang kamu dengarkan tersebut dapat melalui siaran televisi, radio, atau pembacaan teks berita. Sebuah berita akan menjadi lebih bermakna jika kamu sebagai pendengar mampu memahami isi pokok atau inti masalah dalam siaran berita tersebut.

Agar proses kegiatan mendengarmu tidak sia-sia, maka kamu perlu memerhatikan beberapa hal. Hal ini bertujuan agar kamu dapat menanggapi siaran berita radio/televisi dengan baik.

 

Hal yang perlu kamu perhatikan adalah sebagai berikut.

1. Konsentrasilah pada siaran yang akan kamu dengarkan.

2, Gunakan indra pendengaranmu dengan penuh saksama.

3. Dengarkan siaran pembacaan berita secara utuh.

4. Setelah itu, buat kata-kata kunci/catatan kecil mengenai isi berita.

5. Tulislah pokok-pokok isi beritanya.

 

 

Menanggapi Isi dari Siaran Berita

Setelah mendengarkan sebuah siaran berita, dapatkah kamu menanggapi isinya? Isi sebuah siaran berita dapat kamu tanggapi berdasarkan pokok-pokok beritanya. Metamorfosis Untuk menemukan pokok-pokok isi berita dapat kamu cari dengan dua langkah, yaitu sebagai berikut.

1. Metode 5W + 1H, yaitu What (apa) beritanya, Where (di mana) berlangsung, When (kapan) terjadinya, Who (siapa) pelakunya, Why (mengapa), dan How (bagaimana).

2. Menemukan pokok-pokok pikiran setiap paragraf/bagiannya. Berdasarkan pokok-pokok berita tersebut, kamu dapat memberikan tanggapan terhadap berita tersebut. Bagaimana cara menanggapi sebuah berita (informasi)? Santun memberikan tanggapan meliputi sebagai berikut.

3. Mendukung pendapat yang diterima dengan alasan yang masuk akal.

4. Dukungan disampaikan secara wajar dan tidak berlebihan.

5. Menunjukkan hal-hal yang baik, unggul, dan bermanfaat.

6. Pendapat yang disampaikan benar-banar baik sesuai topik dan tidak ikut-ikutan.

Berlatih Menanggapi Isi Berita

Dalam menanggapi sebuah berita, gunakanlah bahasa yang baik dan mudah dipahami. Mari kamu coba berlatih menanggapi isi berita berikut. (Tutuplah bukumu, mintalah ke salah satu kawan membacakan teks berita berikut).

Menjelang Imlek, Warga Membersihkan Vihara

Dua hari lagi tanggal 10 Februari 2008, Tahun Baru Imlek 2559 datang. Ini berarti sudah semakin dekat untuk mempersiapkan penyambutan datangnya tahun tikus dalam penanggalan Cina dengan meriah. Bagi warga etnis Tionghoa di Bogor, Jawa Barat, itu artinya sudah saatnya mereka membersihkan tempat ibadah. Seperti yang mereka lakukan di Vihara Danagun.

Puluhan warga bahu-membahu membersihkan ruang, perabotan, dan semua patung dewa dalam vihara tersebut. Patung-patung ini dimandikan secara khusus dalam sebuah ritual tahunan. Tak hanya itu, untuk memeriahkan acara menyambut Tahun Baru Cina, warga Tionghoa memasang pernak-pernik berbau Imlek di jalan-jalan Kota Bogor.

Kemeriahan menyambut Imlek juga terasa di Semarang, Jawa Tengah. Walau demikian, warga di kota ini memiliki cara berbeda untuk menyambutnya. Mereka menggelar sebuah pasar kaget di wilayah Pecinan, Semarang yang disebut Pasar Semawis. Saat pasar dibuka, bukan hanya budaya Negeri Tionghoa yang dipertunjukkan. Budaya masyarakat setempat juga turut ditampilkan. Tak lupa tentunya sajian barongsai yang terus menghibur warga yang berkunjung ke Pasar Semawis.